Jumat, 25 Januari 2008

Sedih

Mataku sayu tak bersemangat
Teringat akan tragedi dalam hidupku
Ingin aku berbicara menyampaikan kebenaran yan terjadi
Tapi aku tak siap dengan segala konsekwensi yang ada

Tak ada yang bisa memberikanku jaminan
Bahwa semuanya akan menjadi normal jika itu dilakukanku
Menangis dalam sepi
Tertawa ditengah kesedihan
Tapi kosong ditengah jiwaku

Aku menuntut dibebaskan
Dibebaskan oleh masa lalu yang mengejarku
Masa lalu yang menyakiti orang yang Mencintaiku
Masa lalu yang membuatku tak bisa menegakkan kepala kembali

Aku merasa diriku air,
Mengalir bebas kemana saja
Aku tak sadar kekuatan air dapat mengikis batu yang keras sekalipun
Walau air, aku tetep meninggalkan bekas
Ceruk dalam disetiap jalan yang pernah dilewatiku

Akankah dunia bersikap adil kepadaku
Akankah semua keraguan hilang dari hidupku
Akankah aku bisa melangutkan hidupku
Berhakkah aku mendapat kebahagian sebagaimana orang lainku

Aku kini haku berharap akan sang waktu membantuku
Aku berharap Tuhan memberikanku jalan untukku
Tuhan tahu setiap orang berhak untuk merasa kalah
Tuhan tahu Manusia itu lemah...

0 komentar: